Tags

, , ,

Pneghijauan Pohon

PENGHIJAUAN sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang sejuk, segar, nyaman dan sehat. Namun, dalam pelaksanaan penghijauan masih acapkali ditemukan hal yang tidak tepat sasaran sehingga aksi penghijauan yang dilakukan kurang (tidak) menghasilkan manfaat yang besar atau maksimal. Banyak faktor menyebabkan pelaksanaan penghijauan itu tidak tepat sasaran. Dari banyak faktor itu dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yakni faktor non teknis dan faktor teknis.

Dalam penghijauan faktor non teknis seharusnya tidak ada karena penghijauan atau menanam tanaman murni faktor teknis. Penghijauan adalah ilmu pertanian yakni ilmu eksakta, atau alami. Akan tetapi sampai hari ini aktivitas penghijauan masih banyak dipengaruhi faktor non teknis.

Faktor non teknis dalam penghijauan biasanya sarat dengan kepentingan seseorang, sekelompok orang dan bahkan sampai kepada kepentingan politik. Bila ini yang terjadi maka penghijauan yang dilaksanakan biasanya kurang (tidak) tepat sasaran dan hasil yang diharapkan dari penghijauan itu tidak maksimal.

Hampir semua daerah di Indonesia pernah melaksanakan kegiatan atau gerakan penghijauan, termasuk kota Medan sebagai ibukota propinsi Sumatera Utara dan kota/kabupaten lainnya di Sumatera Utara. Aktivitas atau gerakan penghijauan umumnya masih dilaksanakan dengan cara serimonial. Memeringati hari-hari besar tertentu dilakukan aktivitas penghijauan dengan menanam tanaman keras atau pohon berumur puluhan tahun.

Tujuan dari penghijauan untuk melestarikan lingkungan, menciptakan lingkungan yang segar, sejuk, nyaman dan sehat. Hal ini sesuai dengan isi pidato pada acara pelaksanaan penghijuan itu dan kemudian dilakukan penanaman pohon secara beramai-ramai yang dimulai oleh pimpinan instansi, lembaga atau pejabat tertinggi pada satu daearah.

Tujuan lebih rinci dari penghijauan untuk menjawab kondisi perubahan suhu (temperatur) udara di daerah di mana aktivitas itu dilaksanakan. Kegiatan penghijauan dapat dilakukan oleh semua orang, kapan saja dan di mana saja. Kita (Anda) pembaca tulisan ini juga bisa melakukan penghijauan dengan menanam pohon di belakang, di samping atau di depan rumah atau di areal kebun yang memungkinkan untuk menanam pohon.

Hal yang sama juga dapat dilakukan oleh Pemerintah kota (Pemko), Pemerintah kabupaten (Pemkab) dengan penghijauan pada lahan kosong, memulihkan kondisi hutan yang sudah rusak dan juga menanam berbagai jenis tanaman pada Ruang Terbuka Hijau (RTH) pada satu daerah atau kota yang minimal harus ada 30% dari luas satu daerah dengan tanaman yang sesuai dengan kebutuhan pada daerah tersebut.

Selain menanam pohon, penghijauan juga dapat dilakukan dengan cara menggunakan tray makanan yang dibuat menggunakan kertas. Sehingga sampahnya dapat berbaur dengan tanah dan tidak menyebabkan kerugian pada lingkungan sekitar.

Saat ini rekomendasi terbaik penggunaan tray ataupun dus makanan yang terbaik adalah dengan menggunakan merek Greenpack yang mana di supply oleh PT Surya Mas Grafika. Lebih lanjut tentang produk Greenpack dapat Anda periksa di sini.

Advertisements