Tags

, , , , , ,

mockup-1240288_960_720-210x210

Kemasan makanan adalah sebuah tempat yang biasanya digunakan untuk meletakkan makanan yang sudah di olah maupun yang belum di olah. Beberapa packaging terbuat dari berbagai jenis ada yang terbuat dari plastik, gelas atau kaca, aluminium foil, styrofoam dan kertas. Sebagaimana kita tahu tidak semua bahan baku tersebut dapat dijadikan packaging makanan, Kenapa ???

  1. Bahan Plastik
  • Bahan plastik sering kita jumpai untuk membungkus makanan, jika makanan itu tidak berkuah dan tidak panas maka bungkusan makanan berbahan plastik ini masih aman untuk kita gunakan. Tetapi janganlah anda memakai plastik yang berwarna hitam untuk mengemas makanan anda, karena plastik ini merupakan plastik hasil daur ulang, dan mengandung bahan kimia yang lebih banyak dan berbahaya dari plastik – plastik lainya. Tapi bahan plastik ini sangat susah melebur dengan tanah, sehingga tidaklah ramah lingkungan.
  1. Bahan Gelas atau Kaca
  • Gelas atau kaca sering kita jumpai untuk membungkus minuman, gelas merupakan bahan  non organik yaitu hasil dari proses pendinginan tanpa melalui proses kristalisasi. Gelas adalah benda padat yang tidak memiliki struktur seperti halnya logam dan juga keramik. Namun gelasjuga mempunyai kekurangan dengan sifatnya yang mudah pecah.

  1. Bahan Alumunium foil
  • Alumunium foil yang sering digunakan untuk bungkus makanan dengan suhu yang tinggi, alumunium foil berupa lembaran logam alumunium yang padat dan tipis dengan ketebalan kurang dari 0,15 mm. Kombinasi alumunium foil dengan bahan kemasan lain bisa mengahasilkan sebuah kemasan produk baru yang mempunyai daya simpan tinggi, tidak mudah sobek bila tertusuk, teknik penutupan mudah dan tahan dengan suhu sterilisasi yang tinggi.
  1. Bahan Kaleng
  • Kaleng juga sering digunakan untuk packaging makanan maupun minuman cepat saji, kaleng merupakan bahan baku yang terbuat dari lembaran baja yang dibalut timah (Sn) dengan kadar yang tidak lebih dari 1,00-1,25% dari berat kaleng itu sendiri. Namun, bahan tersebut kadang-kadang dilapisi lagi oleh lapisan bukan metl demi mencegah reaksi dengan makanan atau minuman di dalamnya
  1. Bahan Styrofoam
  • Bahan Styrofoam memang sering sekali kita jumpai untuk kemasan makanan. Karena bentuknya yang simple dengan harganya yang ekonomis, itu juga yang menarik minat para pengusaha makanan untuk menggunakan packaging makanan berbahan dasar Styrofoam itu sendiri. Tapi taukah anda, bahwa bahan Styrofoam sangatlah tidak dibolehkan untuk membungkus makanan. Karena terbuat dari bahan – bahan kimia yang sangat berbahaya bagi tubuh, tentu ini juga sangat tidak baik bagi kesehatan para pelanggan anda. Ditambah lagi Styrofoam sendiri sama seperti plastik yang tidak ramah lingkungan.
  1. Bahan Kertas
  • Bahan kertas biasa kita jumpai di penjual gorengan, pembungkus nasi . Kertas pun terbagi dalam 2 jenis untuk packaging makanan, yaitu kertas food grade dan non-food grade.
  • Kertas Food grade adalah suatu istilah yang digunakan untuk bahan baku yang layak dipakai untuk memproduksi perlengkapan makanan. Suatu bahan baku yang dapat dianggap sebagai bahan baku dengan kualitas atau mutu kemasan makanan food grade adalah apabila jika bahan baku tersebut tidak akan memindahkan atau mentransfer zat-zat yang berbahaya/beracun ke makanan yang akan kita konsumsi.
  • Kertas non- food grade sendiri contohnya seperti kertas koran bekas yang sering kita jumpai untuk membungkus gorengan dipinggir jalan, dan kertas nasi yang berwarna cokat yang sering kita jumpai untuk membungkus nasi di warteg atau rumah makan lainnya. Tentu ini adalah hal yang salah, kertas koran bekas sangatlah tidak dibenarkan untuk menmbungkus gorengan, karna tekstur gorengan yang berminyak serta bersuhu panas dapat membuat tinta yang terdapat dikoran berkas tercampur dengan gorengan itu sendiri. Sedangkan tinta modern dari koran itu sendiri mengandung bahan kimia yang berbahaya untuk tubuh, efeknya meang tidak terjadi secara langsung, tetapi bila dikonsumsi terus – menerus akan menyebabkan pemicu pikun dan yang lebih parahnya lagi  akan memicu kanker hingga kematian.

Setelah membaca penjelasan diatas masihkah anda mau membahayakan kesehatan para konsumen anda karena kesalahan dan ketidaktahuan anda dalam mengemas makanan dagangan anda? Tentu tidak bukan, karena seorang pengusaha yang baik adalah yang mementingkan kepuasan serta kesehatan para pelanggannya. Untuk sebab itu mulailah beralih untuk mengubah kemasanan makanan anda menjadi packaging yang berbahan dasar food grade. Keuntungan menggunakan kertas food grade yaitu bahan benar-benar sangat aman untuk makanan, kertas tidak tembus minyak sehingga kemasan akan terlihat tetap bersih dari luar.

Demikian artikel ini saya buat berdasarkan beberapa sumber dan refrensi, semoga artikel ini bermanfaat untuk kita semua dan nantikan terus untuk artikel-artikel berikutnya.

Advertisements